Dema IAIN Pontianak — Menteri Sosial dan Politik (MENSOSPOL) Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak sukses adakan Kelas PREBUNKING, cek fakta dulu baru bicara, di Aula Abdul Rani IAIN Pontianak (6/9/23), dibawah naungan Mafindo (Masyarakat anti fitnah Indonesia), mafindo adalah komunitas anti hoaks yang telah resmi menjadi Lembaga nirlaba yang sah secara hukum pada tahun 2016, pada saat ini mafindo terdiri dari lebi 95.000 anggota daring, memiliki lebih dari 1.000 relawan, dan lebih dari 20 cabang diberbagaipenjuru indonesi salah satunya cabang Pontianak Kalimantan barat.

Kegiatan kelas prebunking dimulai dari jam 8.00 pagi hingga 14.00 sore hari yang di isi oleh 4 fasiliator yaitu, Sopiallah, Ery Noviana, Rokib dan Doni, dimana dari masing-masing fasiliator menjelaskan tentang prebungking dan rebunking secara mendetail kemudian bagaimana menyikapi sebuah berita. Tak hanya itu, mahasiswa juga di ajarkan langsung bagimana dengan mudahnya membuah berita bohong, dengan berbagai macam aplikasi.

Kelas Prebunking turut dihadiri oleh BEM se- Kalbar agar edukasi yang disampaikan terhadap penangkalan hoaks dapat dilakukan oleh kampus-kampus yang berada di lingkungan Pontianak maupun kalimtan barat sendiri Para fasiliator pun menghimbau pada seluruh mahasiwa yang mengikuti kegiatan kelas prebunking ini untuk sama-sama melawan hoaks dan selalu cek fakta terlebih dahulu sebelum membaca berita-berita yang beredar dalam media masa pada hari ini.

Amiruddin selaku ketua DEMA IAIN Pontianak menegaskan bahwa kegiatan ini sangat baik untuk mahasiswa IAIN karena menjadi salah satu cara untuk mahasiswa meminimalisir hoax juga bagaimana mengantisipasinya dengan beberapa langkah di dalamnya ini sungguh luar biasa Apalagi menjelang pemilu 2024 kita selaku mahasiswa harus lebih tangkap dan cepat terhadap berita-berita politik yang beredar kepada masyarakat.

Mentri Sosial dan Politik M. Hasbillah berkata “Apalagi menjelang pemilu 2024 kita selaku mahasiswa harus lebih cepat tanggap untuk mengcounter berita-berita hoaks politik yang beredar dimasyarakat , karena berita hoaks tersebut tak sedikit yang bisa membuat perpecahan dan konflik didalam masyarakat”

“Jika bukan kita mahasiswa yang di gembor-gemborkan dari dahulu sebagai orang-orang yang berintelektual dan mengikuti perkembangan zaman maka siapa lagi yang mampu melindungi masyarakat kita dari hal-hal yang menyebabkan perpecahan tersebut” ucap M. Hasbillah dengan mata yang berkaca-kaca seakan-akan memiliki harapan yang lebih kepada para mahasiswa untuk ikut serta menjaga bangsa ini dari perpecahan.

Penulis : Nia Anggaraini

Editor : Sy. Akhmad Choyri


2 Komentar

Gaza and its Resistance to Israel's Brutal Attacks · 29 November 2023 pada 06:57

Thank you for starting this up. This website is something that is needed on the internet someone with a little originality!

The Best Horse Racing TV · 11 Desember 2023 pada 10:12

I appreciate you sharing this blog post. Thanks Again. Cool.

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *